Tag: ISI Yogyakarta

Wind Recital yang Menyudahi Kerinduan Musisi Tiup akan Panggung Pentas

Kembali menghimpun langkah demi langkah di jalanan yang gelap dan tidak rata menuju Concert Hall ISI Yogyakarta. Hari ini 17 Mei 2024 pukul 18.59 aku berlari dengan tergesa menuju tempat tujuan untuk menyambangi Wind Recital yang diselenggarakan Ruang Tiup 25, wadah yang diciptakan bocah-bocah musisi tiup untuk menjadi ruang eksperimen. Setelah sukses besar dengan penyelenggaraan Wind’s Day 21 Januari lalu, mereka kembali muncul menghadirkan sajian pentas instrumen tiup ke hadapan khalayak ramai. Keterbatasan ruang menjadi bara api yang tak pernah padam bagi para peniup ini. Angkat topi untuk semua usaha-usaha yang dilakukan.

Wawancara Steven Simanungkalit dan Single Terbarunya “Kira-kira”

Melihat rekam jejak Steven Simanungkalit di tiga tahun belakang, ia sudah banyak mengantongi empat belas single seperti “Telat”, “Sampai”, “Vivid”, “Sunshine”, “She Got Me”, dan lainnya. Setiap tahunnya, Steven tak pernah absen untuk meluncurkan karya-karyanya. Pada semester awal ini, Steven telah merilis single terbarunya berjudul “Kira-kira”. 

Berbincang dengan Adriyan Setiawan, Menengok Masa Depan Luthier Gitar di Indonesia

Terbentang luas sub-bidang keilmuan yang bisa dipilih sebagai keahlian spesial. Musik tak melulu perihal virtuositas atau kepiawaian. Tidak juga ihwal transmisi pengetahuan demi penguasaan teknik dan ketajaman primavista. Sebagian insan bernegosiasi mati-matian melawan kerasnya hidup di dunia seni. Termasuk ribuan mahasiswa pejuang di kampus Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Bertepatan ketika menunaikan ibadah santap sahur, tak sengaja saya berjumpa dengan Adriyan, mahasiswa Prodi Penciptaan Musik yang kini duduk di bangku semester delapan.

Wawancara Afi Haura dan Single Perdana “Wondering”

Penulis : Gilbert Natanael Pardosi

Afifah Shafa Haura, biasa disapa Afi Haura, adalah wanita kelahiran Jakarta yang telah memulai perjalanan musiknya sejak tahun 2012. Saat itu, ia duduk di bangku sekolah dasar, dan terlibat sebagai anggota girlband dalam naungan manajemen Star Media Nusantara, sampai merilis dua single di bawah label Nagaswara.

Symphonic Treasure “Euforia Symphonic Band yang Sesungguhnya”

Judul “Symphonic Treasure” Nissi pilih karena kesadarannya tentang fenomena musik dalam hidupnya yang terasa berharga, layaknya sebuah harta karun. Pengalaman para musisi yang berproses di Studsy menjadi sesuatu yang bermakna luas untuk mengutamakan kebersamaan, membangun kegiatan yang positif, dan serta lebih bersinar di berbagai konser yang berikutnya. Dari konser ini, Nissi berharap audiens dapat menikmati “treasure” nya dan Symphonic Band semakin digemari oleh lintas kalangan.