Tanggal 14 Februari diperingati sebagai hari Valentine. Sebuah hari di mana banyak orang merayakan kasih sayang kepada seorang spesial dalam hidupnya, dengan berbagai ungkapan. Bagi kamu yang ingin merayakannya, tim Aksaratala memberikan beberapa lagu rekomendasi yang bisa jadi pilihan buat melengkapi hari Valentine. Selamat merayakan dan selamat dirayakan!
Rindu Sangmesih Wijayanti (Panglima Aksaratala) / Over Distortion, Tonggos Darurat – “10 Tahun di Barisan”
“Aku selalu suka dengan konsep cinta dan kasih sayang, mereka bisa hadir dalam bentuk apa saja, yang pasti hasilnya menghangatkan. Lagu ini menunjukan bahwa cinta dan kasih sayang bisa hadir dalam bentuk sepak bola. Selain itu, lagu ini bercerita juga tentang perasaan bangga yang sama antarmanusia yang timbul dari rasa cinta dan kasih sayang. Dengan genre rocknya, lagu ini membuat aku bisa meneriakan rasa cinta dan sayangku kepada klub bola kesayangan.”
Vinda Angguna (Paling imut di Aksaratala) / 5SOS – “Valentine”
“Lagu Valentine ini memiliki makna yaitu tentang cinta malas yang terasa bebas, sehingga tidak berkomitmen penuh dalam mencintai serta tak ada pula harapan tentang hari Valentine. Menurut 5 Seconds of Summer, hari Valentine hanyalah sebuah omong kosong, hari valentine itu di mana sayang dan perlakuan cinta memang seharusnya dilakukan tiap hari. 5 Seconds of Summer juga menegaskan buanglah boneka dan coklat, karena yang seharusnya didapatkan di hari valentine atau hari kasih sayang tersebut hanyalah dicintai setiap hari.”
Lintang Pramudia Swara (Editor perfeksionis, tapi ramah) / Frau – “Arah”
“Meski jauh dari eksplisit dan identik dengan berserah, belakangan lagu ini mengingatkanku soal betapa luasnya cinta; kepada semesta alam, kepada karunia Tuhan, kepada keindahan yang menyertai hidup kita setiap hari, dan itu diaksentuasi dengan baik lewat liriknya, mengalun dengan magis, manis dan megah lewat denting pianonya, menciptakan perasaan yang utuh, dikuatkan di penghujungnya lewat baris yang berbunyi “Lengkap sudah diriku, Untuk-Mu.”
Luqman Wicaksono (Pengen jadi penata musik) / Jean Sibelius – “Rakastava (The Lover)”
“Buat para diehard classical music yang turut merayakan Hari Kasih Sayang ini wajib dengerin karya musik yang satu ini. Karya yang memiliki beberapa versi ini berkisah tentang seorang kekasih yang ingin hidup memadu kasih dengan pujaan hatinya sehidup semati. 4 bagian pada karya ini menarasikan sebuah tahapan dari mencari cinta – mengejar cinta – mendapatkan cinta – meninggalkan cinta (sampai maut tiba). Amboi! sungguh dinamika kasih sayang yang dewasa sekali.”
Manda Marindaa Masseleng (Punya antusias berapi-api) / The 1975 – “Guys”
“The 1975 memaknai persahabatan mereka dengan cinta yang sederhana melalui karya “Guys”. Lagu ini terus berhasil membuatku terharu ketika aku dalam keadaan tidak sadar merasakan cinta yang tersebar disekitarku. Kisah nostalgia band tersebut ditulis melalui lirik yang dibalut oleh musik yang sederhana, mengedepankan ekspresi “apa adanya” yang tentu sangat sentimental. Mengingatkanku untuk menghargai kembali cinta dalam momen kecil dan hangat bersama orang-orang sekitarku.”
Alif Amin Arofah (Anaknya pinter ngeles) / Billie Holiday – “Gloomy Sunday”
“Bagaimana jika perayaan kasih justru diiringi oleh lagu yang muram dan mendalam? Gloomy Sunday, sebuah komposisi yang lahir dari duka, membawa nuansa yang jauh dari riuhnya perayaan penuh bunga dan cokelat. Lagu ini seakan mengisahkan cinta yang tak tersampaikan, sebuah keheningan di antara keramaian. Ada sesuatu yang menyesakkan dalam dentingan nadanya, sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar romansa yang berakhir bahagia. Cinta yang digambarkan di sini bukan tentang janji-janji manis atau kebersamaan yang utuh, melainkan kehilangan yang begitu pekat hingga seolah melumpuhkan. Gloomy Sunday justru menawarkan perenungan—tentang mereka yang mencintai dalam kesunyian, tentang rasa yang tetap ada meski tak bisa direngkuh. Lagu ini bukan sekadar nyanyian duka, tetapi juga penghormatan bagi cinta yang tetap bertahan, meski dalam bayangan perpisahan.
Karena, di hari Valentine, mungkin bukan hanya kisah yang berbinar yang layak dirayakan. Ada sisi lain dari cinta yang perlu diakui—kisah yang tak tersampaikan, perasaan yang tak terbalaskan, dan kenangan yang tak mungkin diulang. Gloomy Sunday mengajarkan bahwa cinta tak selalu datang dengan pelangi di ujungnya, tetapi tetap memiliki keindahannya sendiri. Dalam kesenduan, ada ketulusan. Dalam kehilangan, ada jejak cinta yang abadi.”
Grace Immanuela (doyan nyanyi) / Elvis Presley – “Can’t Help Falling in Love”
“Lagu ini liriknya sangat sederhana namun puitis, menggambarkan perasaan cinta yang tulus dan tak terhindarkan. Bagian frase “wise men say only fool rush in but i can’t help falling in love with you” dengan indah menyampaikan bahwa cinta sejati seringkali datang tanpa bisa di hindari. Melodi dalam lagu ini juga sangat romantis, menciptakan suasana yang sempurna untuk momen momen intim di hari valentine. Irama nya yang lembut dan penuh kasih sayang. Pesan yang disampaikan dalam lagu ini sangat relevan untuk hari valentine yaitu merayakan cinta dan kasih sayang yang tulus kepada pasangan. Aku sangat suka dengerin lagu ini saat hari valentine karena aku bisa merasakan suasana hangat dan romantis di hari valentine.”
Arini Ilmal Haqqi (Manusia 1000 maaf) / Day6 – “Hurt Road”
“Wujud cinta tak hanya digambarkan melalui untaian rasa sepasang kekasih. Lagu ini selalu kuputarkan kala aku merasa sendirian dan tak sanggup menghadapi bumbu kehidupan yang terkadang terasa pahit. “Aku penasaran apakah aku terlihat baik-baik saja” / “Jika aku adalah dirimu, aku akan memeluk diriku tanpa kata”. Meromantisasi kesendirian tidaklah menyedihkan. Menyayangi diri sebagaimana memberikan kasih kepada semesta dan makhluk-Nya. Selamat hari kasih sayang, jangan lupa untuk haturkan kehangatan kasih pada diri sendiri.”
Gilbert Natanael Pardosi (Ngakunya skena padahal anak rumahan) / Lor – “Let Me”
“Kalau disuruh kasih rekomendasi lagu untuk Valentine, saya punya satu yang sekarang ini sering banget diputar. Band pop rock lokal dari Jogja, namanya Lor, dengan lagu berjudul “Let Me”. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang berharap cintanya diterima. Saya paling suka lirik, “please comin here, no need to rush”—kesannya dia ingin cintanya dibalas, tapi gak mau buru-buru, sampai kamu yakin dia bisa dipercaya untuk menjalani hubungan. Kalau suka The Beatles atau The Strokes, musik mereka pasti cocok buat kamu.”
