Kembali mengingat perjalanan mudik saya pasca idul fitri, Album Kenduri dari hara menjadi teman terbaik. Ada kalanya kita ingin membunuh waktu. Ada kalanya ia terbunuh tanpa diminta. Selain novel fiksi sejarah yang saya simpan di pangkuan, Rara Sekar dan project tunggalnya menjadi sang penakluk waktu paling ajaib. Tidak riuh dan masif, mini album bertajuk ‘Kenduri’ menghadirkan musik yang selaras dengan alam, membuatnya subur dan mekar sebagai pemberi nafas kehidupan.
Diksi “hara” melekat dengan kebutuhan hampir semua makhluk hidup di muka bumi. Seperti air, musik juga membawa alirannya sendiri. Sebagai penghalau resah. Sebagai pengusir gundah dan penghasil jawaban atas segala pertanyaan.
